Langsung ke berita
Sabtu, 17 Oktober 2026
Tentang KamiRedaksi
Pusat Berita Terpercaya
Nasional

Prabowo Tambah 2 wamen di Kemhan, Ini Pembagian Tugasnya

20 jam yang lalu
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Instagram @prabowo)

Radarsuara.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menilai penambahan jabatan wakil menteri pertahanan menjadi dua orang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis, kompleksitas tantangan pertahanan modern, serta percepatan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional.

Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, perkembangan dunia pertahanan menuntut pembagian fokus kerja agar penguatan strategi pertahanan serta penyediaan logistik dan alutsista dapat berjalan lebih optimal.

"Untuk merespons dinamika lingkungan strategis, kompleksitas tantangan pertahanan modern serta akselerasi modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional," kata Rico dikutip dari Antara pada Jum'at, 16 Oktober 2026.

Kemhan kini memiliki dua wakil menteri dengan bidang tugas berbeda. Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari menjabat Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi. Sementara itu, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon menjabat Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.

Rico menilai penunjukan kedua pejabat tersebut sesuai dengan pengalaman masing-masing. Richard memiliki pengalaman di bidang strategi tempur dan penguatan pertahanan setelah lama bertugas di satuan infanteri TNI Angkatan Darat. Adapun Yusuf memiliki pengalaman dalam pengelolaan logistik, termasuk saat menjabat Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan.

Rico memastikan kedua wakil menteri tersebut akan bekerja di bawah kendali langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Pengawasan itu diharapkan dapat memastikan pembagian tugas berjalan jelas dan mencegah tumpang tindih kewenangan di lingkungan Kemhan.

"Kedua jabatan Wamenhan dipastikan dapat saling melengkapi, bersinergi, dan memperkuat akselerasi penyelenggaraan pertahanan negara yang tangguh," ucap Rico.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...