Presiden FIFA Puji Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Begini Katanya
14 jam yang lalu
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA, Gianni Infantin. (Foto: Instagram @prabowo)
Radarsuara.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino menilai sepak bola Indonesia mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai kompetisi FIFA.
Hal itu disampaikan Infantino dalam keterangan pers seusai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip dari situs resmi sekretariat Presiden pada Senin (5/10/2026).
Menurut Infantino, kemajuan sepak bola Indonesia terlihat dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola, investasi, kompetisi, hingga pembinaan pemain usia muda.
“Saya rasa sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kita tahu bahwa beberapa tahun lalu situasi sepak bola di Indonesia cukup rumit,” ujar Infantino.
Ia menyebut transformasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) turut mendorong perkembangan sepak bola nasional. Saat ini, investasi di sektor sepak bola dinilai semakin tumbuh, tata kelola diperkuat, sementara kompetisi mampu menghasilkan pendapatan.
“Sekarang ada investasi dalam sepak bola, sekarang ada tata kelola dalam sepak bola, sekarang ada kompetisi yang menghasilkan pendapatan, ada kompetisi usia muda,” ungkapnya.
Infantino juga menyoroti perkembangan tim nasional Indonesia, baik kelompok usia muda maupun senior. Ia menilai performa tim-tim tersebut menunjukkan fondasi sepak bola Indonesia yang semakin kuat.
“Tim U-15 Indonesia akan tampil pada Piala Dunia bulan depan di Azerbaijan. Tim-tim usia muda tampil dengan baik, tim senior juga tampil dengan baik, termasuk dengan pemain-pemain yang semuanya memiliki akar di Indonesia,” katanya.
Selain pembinaan tim nasional, Infantino menekankan pentingnya memperkuat sepak bola di sekolah. Ia juga mendorong klub untuk meningkatkan pengelolaan fasilitas, termasuk stadion, sehingga dapat menghasilkan pendapatan yang bisa kembali diinvestasikan untuk pengembangan sepak bola.
“Kita perlu melakukan lebih banyak di sekolah, dalam sekolah sepak bola. Klub-klub perlu bekerja untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka dapat berinvestasi lebih banyak,” ujarnya.
Infantino juga menilai pengembangan sepak bola Indonesia perlu berjalan seiring dengan kemajuan sepak bola di kawasan ASEAN. Menurutnya, perkembangan sepak bola akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama di kawasan.
“Kita perlu memikirkan, dan ini adalah sesuatu yang kami bicarakan dengan Presiden, bukan hanya mengenai negara ini, tetapi seluruh kawasan ASEAN dan bagaimana kita bisa mengembangkan sepak bola. Karena tidak akan banyak membantu apabila satu negara berkembang baik, sementara negara-negara tetangganya tidak,” jelas Infantino.
Terkait peluang Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi FIFA, Infantino menyebut kesempatan tersebut masih terbuka. Ia menyinggung sejumlah kompetisi yang telah dan dapat digelar di Indonesia.
“Kita sudah memiliki U-17, FIFA ASEAN, kita punya U-20, kita punya kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka,” ucapnya.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023