Nasional

Prabowo Ingin Suku Dayak Pedalaman Mudah Jadi TNI, Persyaratan Akan Disesuaikan

3 jam yang lalu
Presiden Prabowo. (Foto: Instagram @prabowo)

Radarsuara.com - Presiden Prabowo Subianto membahas penyesuaian persyaratan rekrutmen prajurit TNI bagi masyarakat suku Dayak pedalaman. Langkah tersebut dibahas untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Dayak pedalaman yang ingin mengabdi sebagai prajurit TNI.

Pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan Prabowo bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, salah satu hal yang menjadi perhatian Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan penyesuaian persyaratan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin mengikuti rekrutmen prajurit TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI,” tulis Seskab dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin, 31 Agustus 2026.

Penyesuaian persyaratan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan bagi masyarakat di wilayah pedalaman untuk turut mengabdi melalui institusi pertahanan negara.

Selain membahas rekrutmen prajurit TNI, pertemuan tersebut juga membahas perkembangan penanganan sejumlah bencana di berbagai wilayah Indonesia. Prabowo menerima laporan mengenai penanganan pascagempa bumi di Flores serta erupsi Gunung Merapi.

Presiden juga menaruh perhatian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatra. Prabowo meminta langkah penanganan diperkuat dan dibarengi upaya pencegahan di tingkat masyarakat.

Dalam upaya pencegahan tersebut, Prabowo menekankan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan.

“Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama,” lanjut keterangan Seskab.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...