Nasional

Kabar Buruk Jelang Laga Kontra Vietnam, Tantangan Timnas Indonesia Makin Berat

17 jam yang lalu
Tom Haye, Gelandang Timnas Indonesia. (Foto: Instagram @timnasindonesia)

Radarsuara.com - Timnas Indonesia mendapat tantangan berat saat menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026. Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, mengaku telah menganalisis kekuatan Skuad Garuda, termasuk mengantisipasi ketajaman lini serang Indonesia.

Indonesia akan menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, 3 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi laga penting bagi kedua tim dalam upaya mengamankan tiket menuju semifinal.

Indonesia datang dengan modal enam poin dari dua pertandingan. Pasukan John Herdman memimpin klasemen Grup A setelah meraih dua kemenangan beruntun dan mencetak delapan gol.

Vietnam berada di posisi kedua dengan empat poin dari dua laga. Sang juara bertahan belum terkalahkan, tetapi membutuhkan kemenangan atas Indonesia untuk memperbesar peluang melaju ke babak berikutnya.

Kim Sang Sik memberikan perhatian khusus kepada striker muda naturalisasi Indonesia, Mitchell Baker. Penyerang berusia 19 tahun yang bermain di kompetisi sepak bola kampus Amerika Serikat tersebut telah mencetak empat gol dalam dua pertandingan dan sementara memimpin daftar top skor Piala AFF 2026.

"Kami sudah menganalisis dua pertandingan Indonesia. Mereka memiliki tim yang sangat kuat," ujar Kim Sang Sik dalam konferensi pers jelang pertandingan, dikutip Senin, 3 Agustus 2026.

Pelatih asal Korea Selatan itu secara khusus menyoroti karakteristik Baker sebagai penyerang. Menurutnya, striker muda Indonesia tersebut memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi ancaman bagi pertahanan Vietnam.

"Baker adalah pemain bertubuh tinggi, kuat dalam duel udara, memiliki penempatan posisi yang bagus, dan kemampuan penyelesaian akhirnya sangat berbahaya," katanya.

Vietnam sendiri memiliki modal pertahanan yang cukup kuat. Dalam dua pertandingan sebelumnya menghadapi Timor Leste dan Singapura, The Golden Star Warriors belum sekalipun kebobolan.

"Vietnam belum kebobolan dalam dua pertandingan pertama. Itu membuat para pemain belakang kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi," ucapnya.

Kim Sang Sik menilai keberhasilan Vietnam menjaga gawang tetap bersih bukan semata-mata karena performa para pemain belakang. Menurutnya, soliditas pertahanan merupakan hasil kerja sama seluruh pemain ketika berada di lapangan.

Pertandingan Indonesia kontra Vietnam pun diprediksi berlangsung ketat. Indonesia memiliki keuntungan dari produktivitas lini serang dan posisi klasemen, sedangkan Vietnam membawa kepercayaan diri dari catatan pertahanan yang belum kebobolan.

Hasil pertandingan di Stadion Pakansari akan menjadi salah satu penentu penting perjalanan kedua tim di Piala AFF 2026.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...