Tim SAR Temukan 16 Korban Tewas Longsor Pasirlangu–Sukajaya
Monday, 26 January 2026 10:23 WIB
Proses evakuasi korban longsor pasirlangu. (Foto: Istimewa)
Radarsuara.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan korban meninggal dunia pada hari kedua pencarian longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, dan Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hingga Minggu (25/1/2026) sore, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, dari jumlah tersebut, sebanyak 14 korban ditemukan di Desa Pasirlangu dan dua korban lainnya di Desa Sukajaya.
“Data sementara per Minggu (25/1/2026) pukul 17.00 WIB, tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) gabungan berhasil menemukan 14 korban meninggal dunia di Desa Pasirlangu. Sementara, di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, jumlah korban meninggal dunia sebanyak dua orang,” kata Abdul dalam rilis BNPB, Minggu (25/1/2026).
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat masih ada warga yang belum ditemukan di Desa Pasirlangu.
Proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, hingga relawan.
“Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilaksanakan verifikasi di lapangan,” ujarnya.
BNPB memastikan, korban yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, korban yang belum teridentifikasi masih berada di Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses lanjutan.
Dalam upaya pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan material longsoran.
Namun, kondisi tanah yang masih labil menjadi kendala utama dan meningkatkan risiko bagi petugas di lapangan.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan serta pemantauan di wilayah terdampak, termasuk pencarian korban dan pendataan rumah yang rusak akibat longsor.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023