Gerindra Setuju Kepala Daerah Dipilih DPRD
Tuesday, 30 December 2025 07:00 WIB
Presiden RI sekali gus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (Foto: Instagram @prabowo)
Radarsuara.com - Partai Gerindra menyatakan dukungan terhadap usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Skema tersebut dinilai lebih efisien dibandingkan pemilihan langsung, baik dari sisi proses maupun penggunaan anggaran.
"Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur," ucap Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, dalam keterangannya, dikutip Selasa, 31 Desember 2025.
Sugiono menyebut pemilihan kepala daerah melalui DPRD lebih efisien dari berbagai sisi, mulai dari proses penjaringan kandidat, mekanisme pemilihan, hingga penggunaan anggaran dan ongkos politik.
Ia mencontohkan anggaran hibah APBD untuk pelaksanaan pilkada pada 2015 yang hampir mencapai Rp7 triliun dan terus meningkat secara signifikan. Pada 2024, anggaran pilkada bahkan menembus lebih dari Rp37 triliun.
"Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan," ucap Sugiono.
Selain anggaran, Sugiono juga menyoroti tingginya biaya politik yang harus ditanggung calon kepala daerah.
Menurutnya, ongkos kampanye yang mahal kerap menjadi penghambat bagi figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk maju dalam kontestasi politik.
"Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya, mengabdi kepada bangsa dan negara itu, bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa," ucap Sugiono.
"Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan pilkada lewat DPRD," sambungnya.
Sugiono mengatakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak menghilangkan esensi demokrasi karena anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang dipilih langsung melalui pemilu.
"Kalau kita melihat akuntabilitinya itu cenderung lebih ketat. Kalau misalnya partai politik itu ingin bertahan atau tetap hadir di daerah-daerah tersebut, tentu saja mereka harus mengikuti apa yang menjadi kehendak konstituennya," ucapnya.
Ia juga menyebut mekanisme tersebut berpotensi mengurangi polarisasi di masyarakat yang kerap muncul dalam pilkada langsung. Namun, ia menegaskan rencana tersebut perlu dibahas dan dikaji secara mendalam dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
"Jangan sampai kemudian ini berkembang menjadi sesuatu yang sifatnya tertutup," ucap Sugiono.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023