Susilo Wonowidjojo, Sosok Pewaris di Balik PT Gudang Garam yang Alami Penurunan Laba Sampai 80 Persen
Monday, 08 September 2025 12:14 WIB
PT Gudang Garam. (Foto: gudanggaramtbk.com)
Radarsuara.com - Laba PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terus mengalami penurunan tajam dalam tiga tahun terakhir, meski tetap berada di bawah kendali keluarga Wonowidjojo.
Di tengah tantangan itu, pewaris perusahaan, Susilo Wonowidjojo, memperluas gurita bisnisnya di luar industri rokok.
Laporan keuangan menunjukkan penurunan drastis. Pada 2023, Gudang Garam masih mencatat laba bersih Rp 5,32 triliun. Namun setahun berselang, angka tersebut menyusut lebih dari 80 persen menjadi Rp 980,8 miliar.
Kondisi makin tertekan pada semester I 2025, ketika laba hanya tersisa Rp 117 miliar. Padahal, lebih dari satu dekade sebelumnya, perusahaan selalu mampu meraup laba di atas Rp 5 triliun per tahun.
Faktor utama penurunan kinerja ini antara lain melemahnya daya beli masyarakat, kenaikan cukai rokok, hingga maraknya peredaran rokok ilegal.
Kondisi tersebut membuat posisi Gudang Garam sebagai pemain besar industri rokok nasional ikut terguncang.
Meski begitu, kendali keluarga Wonowidjojo atas perusahaan tetap kuat. Melalui PT Suryaduta Investama, mereka menggenggam 69,29 persen saham GGRM.
Susilo Wonowidjojo, yang sudah menjabat direksi sejak 1976 dan mengambil alih kepemimpinan setelah kakaknya Rachman Halim wafat pada 2008, kini tercatat sebagai pemegang saham utama.
Nama Susilo Wonowidjojo berulang kali masuk jajaran orang terkaya Indonesia. Forbes menaksir kekayaannya pada 2024 mencapai 2,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 46 triliun.
Di bawah kendalinya, Gudang Garam tak hanya bertumpu pada industri rokok. Perusahaan mendirikan sejumlah anak usaha dengan identitas "Surya", mulai dari industri kertas, transportasi udara, pengolahan tembakau, hingga peralatan keselamatan kerja.
Ekspansi besar juga terlihat pada pembangunan Bandara Dhoho Kediri melalui PT Surya Dhoho Investama, meski bandara tersebut hingga kini masih sepi penerbangan.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023