Striker Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. (Foto: IG @cristiano)
Radarsuara.com - Winger Timnas Portugal, Francisco Conceicao, menegaskan bahwa para pemain Selecao das Quinas tidak memiliki kewajiban untuk selalu mengarahkan bola kepada Cristiano Ronaldo saat bertanding. Pernyataan tersebut muncul setelah Portugal gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 usai ditahan Republik Demokratik Kongo dengan skor 1-1.
Hasil imbang tersebut memicu berbagai sorotan terhadap penampilan Portugal, termasuk terhadap peran Ronaldo di lini depan. Kapten Portugal itu dinilai belum mampu memberikan pengaruh signifikan dalam pertandingan, sementara minimnya mobilitas sang penyerang disebut menjadi salah satu faktor yang membuat timnya kesulitan mengamankan tiga poin.
Menanggapi berbagai kritik yang muncul, Conceicao menegaskan bahwa setiap pemain di lapangan akan mengambil keputusan berdasarkan situasi permainan dan peluang terbaik yang tersedia. Ia menolak anggapan bahwa rekan-rekannya harus selalu mengutamakan Ronaldo sebagai tujuan akhir serangan.
"Kami tidak merasa harus mengoper bola kepada dia [Cristiano Ronaldo]," kata Conceicao, dikutip dari Aljazeera pada Selasa, 23 Juni 2026.
"Saya mengoper bola kepada siapa pun yang menurut saya berada di posisi terbaik dan tidak terkawal," ucap Conceicao menambahkan.
Meski demikian, Conceicao tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Ronaldo. Menurutnya, pemain berusia 41 tahun itu masih menjadi sosok penting di dalam skuad Portugal berkat pengalaman, kepemimpinan, dan mentalitas yang terus ditunjukkan sepanjang kariernya.
"Cristiano [Ronaldo] adalah contoh karena kariernya dan semangat yang masih dimilikinya di usia 41 tahun, contoh dalam kepemimpinan dan gol-gol yang dicetaknya," tutur Conceicao.
"Tidak ada yang seperti dia dalam hal mencetak gol. Dia di sini untuk membantu, seperti pemain lainnya."
Tambahan satu poin dari laga pembuka membuat Portugal untuk sementara berada di posisi ketiga klasemen Grup K. Kolombia memimpin grup dengan tiga poin, disusul RD Kongo di peringkat kedua, sementara Uzbekistan menempati posisi terbawah.
Portugal kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua menghadapi Uzbekistan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (24/6). Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi tim asuhan Roberto Martinez untuk meraih kemenangan pertama sekaligus memperbaiki posisi di klasemen guna menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023