Nasional

Heboh! Muncul Cahaya Misterius di Langit Indonesia, Begini Kata Ahli

Tuesday, 14 April 2026 12:56 WIB
Fakta dari fenomena cahaya misterius di langit Indonesia. (Foto: BRIN)

Radarsuara.com - Fenomena cahaya misterius yang terlihat di langit sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu malam (11/04) akhirnya terungkap. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan objek bercahaya tersebut merupakan jejak peluncuran roket China jenis Smart Dragon-3 (Jielong-3).

Kemunculan cahaya yang tampak melengkung dan memanjang itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB atau 19.40 WITA, dan terpantau di Lampung, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, hingga NTT. Peristiwa ini sempat menghebohkan masyarakat dan viral di media sosial karena bentuknya yang tidak biasa.

Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa fenomena tersebut berasal dari aktivitas peluncuran roket yang lintasannya melintasi wilayah Indonesia.

“Cahaya yang terlihat di langit itu adalah jejak roket Jielong-3 yang sedang menuju orbit. Ekor cahaya tersebut berasal dari semburan gas roket saat melintasi atmosfer atas menuju antariksa,” jelasnya, dikutip dari situs resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ia menyebut, roket tersebut diluncurkan pada pukul 18.32 WIB atau 19.32 WITA dari sistem peluncuran berbasis laut di wilayah pantai Yangjiang, Guangdong, China. Roket berbahan bakar padat itu mampu mencapai ketinggian sekitar 500 kilometer dan digunakan untuk meluncurkan satelit internet ke orbit sun-synchronous.

Lebih lanjut, Thomas menjelaskan bahwa bentuk cahaya yang tampak unik merupakan efek visual dari gas buang roket yang memantulkan cahaya matahari di atmosfer atas. Kondisi ini membuat cahaya tetap terlihat terang meski di permukaan Bumi sudah memasuki waktu malam.

Ia juga menegaskan bahwa fenomena ini berbeda dengan kejadian pada 4 April 2026 lalu yang merupakan jatuhnya sampah antariksa.

“Yang terjadi pada 4 April adalah jatuhnya sampah antariksa berupa sisa roket lama tipe CZ-3B, sedangkan yang terlihat pada 11 April ini adalah roket yang sedang diluncurkan, bukan benda jatuh,” tegasnya, dikutip dari situs resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

BRIN memastikan fenomena tersebut tidak berbahaya bagi masyarakat. Peristiwa itu merupakan bagian dari aktivitas keantariksaan global yang dalam kondisi tertentu dapat terlihat dari wilayah Indonesia, terutama jika lintasan peluncuran melintasi kawasan tersebut.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...

RadarSuara Logo

Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023

Tag Terpopuler