Simulasi Sidang Internasional AYIMUN 2026: Bekasi Lahirkan Generasi Pemimpin Masa Depan Berintegritas
Saturday, 11 April 2026 21:17 WIB
Walikota Bekasi Tri Adhianto
Radarsuara.com - KOTA BEKASI – Forum simulasi sidang internasional Al-Muhajirien Model United Nations (AYIMUN) kembali digelar dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan pemuda. Berlangsung di Four Points by Sheraton Bekasi, Sabtu (11/4/2026), kegiatan ini mendapat sorotan dan dukungan tinggi dari pejabat negara serta pemerintah daerah.
Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, serta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Kehadiran keduanya menjadi bukti nyata dukungan terhadap pengembangan kapasitas generasi muda agar mampu memahami isu dunia sekaligus memperkuat jati diri kebangsaan dan moralitas bangsa.
AYIMUN merupakan wadah pembelajaran inovatif yang mempertemukan pelajar dan pemuda dari berbagai latar belakang untuk berdiskusi, berdebat, dan menyampaikan gagasan terkait isu-isu global. Melalui simulasi ini, peserta dilatih berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, serta belajar menyeimbangkan kemajuan zaman dengan pelestarian nilai budaya di tengah arus globalisasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, generasi muda memegang peran kunci sebagai penjaga identitas bangsa sekaligus agen perubahan menuju masa depan yang lebih baik.
“Generasi muda harus mampu menjadi jembatan antara kemajuan zaman dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan moral. Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter dan wawasan global,” ujar Tri.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi siap mendukung setiap kegiatan positif yang mendorong kreativitas dan jiwa kepemimpinan pemuda. “Saya berharap para peserta dapat mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan ini dan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya pendidikan karakter di tengah dinamika dunia yang semakin kompleks. Baginya, pemuda masa kini harus cakap secara global namun tetap berakar kuat pada nilai kemanusiaan dan budaya bangsa.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus memiliki wawasan global, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan moral yang kuat,” tegas Abdul Mu’ti.
Ia pun memuji penyelenggaraan AYIMUN sebagai ruang belajar yang relevan dan mendukung tujuan pendidikan nasional. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis, berdialog, dan mencari solusi bersama atas berbagai tantangan global,” ucapnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan AYIMUN 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya siap bersaing di kancah internasional, tetapi juga tetap kokoh memegang jati diri bangsa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai luhur.
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023