Pertanian dan Peternakan

Kementan Kawal Sidak Pasar dan Gudang BULOG di Bengkulu, Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri

Thursday, 19 February 2026 13:39 WIB
Kementan Kawal Sidak Pasar dan Gudang BULOG di Bengkulu, Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri (Foto: Dok. Kementan)

Radarsuara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri melalui pengawalan langsung inspeksi mendadak (sidak) di Provinsi Bengkulu, Senin (16/2/2026). Kegiatan dilakukan di Pasar Minggu Kota Bengkulu, Gudang BULOG Sidomulyo, serta ritel modern Fresh Kapuas.

Sidak yang tergabung dalam Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi Bengkulu ini dipimpin Pimpinan Perum BULOG Wilayah Bengkulu dan melibatkan lintas instansi, antara lain Badan Pangan Nasional, Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Polresta Bengkulu, Dinas Pangan Provinsi Bengkulu, Dinas Perdagangan Kota Bengkulu, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan pengawasan komoditas strategis berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Di Pasar Minggu Kota Bengkulu, harga sejumlah komoditas terpantau sebagai berikut: bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp38.000/kg, cabai merah keriting Rp50.000/kg, cabai rawit merah Rp85.000/kg, daging ayam ras Rp44.000/kg, dan gula pasir curah Rp17.500/kg. Komoditas yang tercatat berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) atau Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni cabai rawit merah dan daging ayam ras.

Tim mencatat kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang. Sementara itu, kenaikan harga daging ayam ras terjadi karena meningkatnya permintaan menjelang puasa. Meski demikian, harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg masih dalam batas wajar. Harga daging sapi Rp140.000/kg dan telur Rp28.000/kg juga terpantau stabil.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan Provinsi Bengkulu, Dien Akba, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi komoditas peternakan.

“Secara umum, ketersediaan daging ayam dan telur di tingkat peternak masih mencukupi. Kenaikan harga lebih disebabkan oleh peningkatan permintaan menjelang puasa serta kebutuhan program MBG. Kami terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan peternak untuk menjaga keseimbangan suplai agar harga tetap stabil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa optimalisasi distribusi dari sentra produksi ke pasar-pasar utama terus diperkuat guna mencegah potensi spekulasi harga.

“Kami memastikan bahwa produksi dalam daerah tetap berjalan dan distribusi tidak mengalami hambatan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas peternakan menjelang HBKN,” tegas Dien Akba.

Di Gudang BULOG Sidomulyo, ketersediaan stok dinyatakan aman. Tercatat stok beras PSO mencapai 5.517 ton, minyakita 222.216 liter, serta gula dalam berbagai kemasan dengan total puluhan ton. Gudang ini juga menerima perpindahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Lampung sebesar 23.000 ton. Secara umum, stok dinilai mencukupi untuk wilayah Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma.

Pimpinan Perum BULOG Wilayah Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan kesiapan menjaga pasokan dan memperkuat distribusi.

“Kami memastikan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman untuk kebutuhan masyarakat menjelang puasa dan Idulfitri. Jika diperlukan, kami siap melakukan langkah percepatan distribusi agar tidak terjadi gejolak harga di tingkat konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Ditjen PKH, Kementerian Pertanian, Makmun, menegaskan bahwa stok produk peternakan di pasar dalam kondisi cukup.

“Saat ini, pemerintah dan pelaku usaha bekerja sama memastikan distribusi berjalan lancar, stok aman, dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Mari kita jaga ketenangan, di hulu jangan menaikkan harga, di bandar maupun di pasar juga, sehingga masyarakat dapat menikmati daging dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Di ritel modern Fresh Kapuas, harga komoditas terpantau sesuai HET, dengan beras premium berkisar Rp15.000–Rp15.400/kg dan gula kemasan Rp17.500/kg.

Kementan menegaskan pengawasan pasokan dan harga pangan akan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor serta penelusuran rantai distribusi komoditas strategis guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga menjelang Ramadan dan IdulFitri. (*/Adv)

 

Komentar

You must login to comment...