Demi Tingkatkan Produksi, Pemkab Cianjur Ubah 17 Ribu Hektare Lahan Jadi Irigasi Pertanian
Wednesday, 19 June 2024 15:00 WIB
Ilustrasi pertanian (Dok.Freepik)
Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, berencana mengubah 17 ribu hektare lahan pertanian tadah hujan menjadi irigasi teknis. Langkah ini merupakan upaya untuk meningkatkan produksi pertanian padi hingga 1 juta ton gabah kering giling per tahun.
Bupati Cianjur, Herman Suherman menyatakan bahwa dari total 62 ribu hektare lahan pertanian padi di Cianjur, sebagian besar masih menggunakan sistem tadah hujan.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada produktivitas pertanian yang saat ini baru mencapai 850 ribu ton gabah kering giling setiap tahunnya.
"Produksi padi kita saat ini mencapai 850 ribu ton gabah kering giling," ujarnya, Rabu 19 Juni 2024.
Untuk memaksimalkan rencana tersebut, Pemkab Cianjur bekerja sama dengan TNI. Herman meyakini jika hal itu berhasil, maka memungkinkan untuk bercocok tanam hingga tiga kali dalam setahun.
Di samping itu, kata Herman, Pemkab Cianjur juga memberikan bantuan 46 unit traktor kepada kelompok tani di seluruh kecamatan di Cianjur.
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengolah lahan dan menurunkan biaya produksi," jelas Herman.
Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur Letkol Kav Yerry Bagus Merdianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan puluhan alat pompa air untuk mendukung transformasi lahan pertanian tadah hujan menjadi irigasi teknis.
"Kami telah menyiapkan berbagai pilihan alat pompa air yang akan diterapkan untuk mendukung peralihan 17 ribu hektar lahan pertanian tadah hujan menjadi irigasi teknis. Langkah ini juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional," katanya.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023