Pertanian dan Peternakan

DPRD Jatim Tegaskan Pemprov untuk Kendalikan Penularan Penyakit Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Monday, 20 May 2024 15:00 WIB
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Habib Mahdi. (Dok: kominfo.jatimprov.go.id)

Radarsuara.com - Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur (Jatim), Habib Mahdi menegaskan jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim harus segera bergerak mengendalikan penularan penyakit hewan ternak menjelang Idul Adha.

Bukan tanpa alasan, dia menilai pada momen Idul Adha, masyarakat kerap dihantui oleh potensi penyebaran penyakit hewan ternak menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) dan lumpy skin disease. 

Sehingga, kata dia, pemerintah harus menaruh perhatian serius terhadap ancaman tersebut untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan hewan qurban yang sehat adalah keharusan bagi pemerintah.

"Jelang Idul Adha, pemerintah harus mengendalikan penyebaran penyakit dan ikut memperhatikan kesehatan sapi qurban," ucap Mahdi dikutip Senin 20 Mei 2024.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan, langkah antisipatif itu perlu dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli atau menerima hewan qurban.

"Jangan sampai masyarakat disuguhi hewan qurban, terutama sapi yang berpenyakit dan kondisinya tidak sehat," tegas Mahdi.

Mahdi pun mendorong penyediaan vaksin dan proses vaksinasi terhadap hewan qurban, terutama sapi, ketika mendekati Hari Raya Idul Adha. 

Dia menyarankan digunakannya vaksin Cavac untuk sapi sebagai antisipasi terhadap penularan penyakit PMK.

"Pemerintah harus berusaha menyediakan vaksin untuk penyakit menular hewan ternak. Sejauh ini, vaksin yang biasa digunakan adalah vaksin Cavac untuk mengantisipasi sapi terjangkit PMK," pungkasnya.

Penulis : Mahipal

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...