Program Jemput Gabah Beras, Bulog Serap Hasil Panen Petani hingga 30 Ribu Ton per Hari
Sunday, 05 May 2024 10:00 WIB
Ilustrasi beras (Dok.Freepik)
Radarsuara.com - Hasil panen raya yang dilakukan sejumlah petani di berbagai daerah di Indonesia mulai diserap oleh Bulog untuk kemudian dipasarkan kepada masyarakat.
Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, Bulog memiliki kewajiban untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan melalui pemenuhan stok beras nasional yang bersumber dari produksi dalam negeri.
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyerapan gabah dan beras dalam negeri secara optimal pada periode panen raya ini.
Baginya, pemenuhan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melalui penyerapan gabah dan beras dari dalam negeri pada masa panen raya ini merupakan prioritas pemerintah saat ini.
Secara year on year di bulan April kemarin, lanjut Bayu, penyerapan gabah/beras dalam negeri lebih tinggi selama 3 tahun terakhir, yakni mencapai 468rb ton setara Gabah Kering Panen (GKP).
"Dan saat ini dengan berbagai upaya yang kami lakukan, Bulog dapat melakukan penyerapan sampai dengan 30.000 ton setara GKP setiap harinya, yang sebelumnya rata-rata dibawah 20.000 ton. Ke depannya, hasil serapan yang kami lakukan akan terus kami tingkatkan secara optimal,” ungkap Bayu dikutip Minggu 5 Mei 2024.
Terpisah, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa pihaknya senantiasa memantau kinerja Bulog di daerah terkait progres penyerapan hasil panen gabah dan beras dalam negeri.
Dirinya menekankan bahwa penyerapan yang tengah dilakukan oleh Bulog ini merupakan upaya memenuhi stok pangan nasional di masa kini dan masa mendatang.
“Momentum panen raya ini harus dijaga, karena panen raya pada semester pertama ini menyumbang hingga 70 persen dari total produksi nasional, utamanya di sentra-sentra padi seperti di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur," katanya.
"Ini juga menjadi atensi Bapak Presiden Jokowi bahwa pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah menggunakan produksi dari dalam negeri dan sedapat mungkin meminimalisir impor,” imbuh Arief.
Sementara, Direktur Rantai Pasok dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Suyamto, menambahkan salah satu strategi yang dilakukan pihaknya untuk mengoptimalkan penyerapan beras tahun ini adalah dengan Program Jemput Gabah Beras di setiap wilayah kerja surplus produksi.
"Ini untuk melakukan percepatan proses penyerapan hasil produksi, disamping itu kami juga terus berkoordinasi dan bersinergi dengan kelompok tani, unit penggilingan dan mitra kerja pengadaan. Hal ini tentunya kami lakukan untuk mencapai hasil serapan yang maksimal pada momentum panen raya ini," katanya.
Penulis dan Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023