1. Pilih Benih Berkualitas
Hal pertama yang harus kita perhatikan dalam cara menanam cabe agar cepat berbuah yaitu dengan memilih benih cabe yang berkualitas baik, sebab kualitas benih bisa menentukan pertumbuhan.
Kualitas benih yang bagus bisa didapat dengan membelinya di toko atau langsung pada petani cabe, dan kita juga bisa mendapatkan benih dengan cara langsung mengambil dari buahnya.
2. Seleksi Biji Cabe
Sebelum melakukan proses semai pada bibit cabe, kita seleksi untuk memilih bibit cabe berkualitas dengan daya tumbuh terbaik dan memisahkan dengan biji cabe yang tidak cocok digunakan sebagai bibit.
Caranya, masukkan biji-biji cabe pada larutan nutrisi atau air mineral biasa, diamkan selama satu malam dan lihat keesokan harinya.
Biji-biji cabe yang tenggelam dapat kita gunakan sebagai bahan bibit tanaman, sedangkan biji yang mengapung sudah dapat dipastikan tidak dapat kita pakai sebagai bibit karena itu biji kopong (kosong)
3. Lakukan Penyemaian
Jika sudah mendapatkan benih cabe yang bagus maka kita bisa memulai untuk melakukan penyemaian terlebih dahulu untuk mendapatkan bibit cabe yang berkualitas pula.
Adapun cara cepat agar bibit cabe cepat bertunas yaitu dengan menggunakan media semai berupa tanah yang telah dicampur dengan sekam dan pupuk kandang. Adapun perbandingannya yaitu 2: 1: 1.
Taburkan benih di atas media tanam dan tutup tipis dengan tanah campuran hingga benar benar tertutup. Letakkan di ruangan yang memiliki penyinaran kurang dan tutuplah permukaan media semai dengan kain hitam yang memiliki pori- pori besar.
Kurang lebih sekitar 3 hingga 5 hari tunas pada benih sudah muncul dan tunggulah hingga tunas mencapai ketinggian sekitar 5 hingga 10cm untuk bisa dipindahkan ke media tanam.
4. Pindahkan ke Media Tanam
Agar cabe yang kita tanam cepat berbuah maka kita bisa memilih dua media tanam yaitu, pertama media tanam pot dan yang kedua dengan cara hidroponik.
5. Pupuk Organik
Agar cabe cepat berbuah, pertama campurkan pupuk, sekam, dan tanah humus dengan perbandingan 2: 1: 3. Sangat penting untuk memilih jenis pupuk berkualitas terbaik.
Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang ataupun pupuk humus. Selain lebih alami, ini juga lebih aman bagi lingkungan dan tidak akan mengubah tekstur tanah.
6. Proses Menanam
Setelah itu masukkan tanah ke dalam pot dengan diameter 25 hingga 30cm.
Buatlah lubang tanam pada setiap pot dan hanya bisa menanam satu bibit cabe saja pada setiap pot.
Pisahkan bibit cabe yang sudah mencapai ketinggian 5 hingga 10cm pada media semai secara perlahan dan jangan sampai akarnya rusak.
7. Perawatan
Hal terpenting dalam cara menanam cabe agar cepat berbuah yaitu dengan melakukan perawatan yang tepat. Ini sangatlah penting dan harus anda ketahui karena hasil panen tergantung pada proses perawatan yang anda lakukan.
Pertama dengan melakukan penyiraman secara rutin, untuk penyiraman agar cabe anda cepat berbuah anda bisa menyiramnya dengan air cucian beras di pagi hari dan air biasa di sore hari.
Anda juga bisa menambahkan beberapa vitamin untuk menutrisi cabe agar cepat berbuah dan panen. Selain itu anda juga perlu melakukan pemupukan lanjutan, untuk pemupukan lanjutan anda bisa melakukannya setiap 2 minggu sekali.
Sembari memupuk anda juga perlu menambahkan kadar tanah pada media tanam karena tanah akan selalu terkikis seiring dengan proses penyiraman yang anda lakukan.
Perhatikan juga kesehatan tanaman cabe anda, jika tanaman cabe anda terkena virus penyakit ataupun hama maka anda harus mengobatinya.
Untuk memberantas hama yang ada, anda bisa menyemprotkan pestisida secukupnya saja dan jangan terlalu berlebihan.
Lakukan ini hingga masa panen tiba, dengan melakukan perawatan yang tepat maka kurang dari waktu sebulan cabe anda akan berbuah lebat dan anda pun akan cepat memanennya.
Penulis : Asep Suriyanto
Editor. : Khaerul Umam