Menurut dia, para petani khususnya yang ada di wilayah Kalteng masih banyak yang menggunakan konsep pertanian tradisional untuk bertani, sehingga tidak mampu mendongkrak produksi pertanian.
"Ya, khususnya di pedesaan itu masih menggunakan konsep tradisional seperti dengan membakar lahan dan sebagainya, sehingga perlu dibantu alat yang lebih modern," kata Kuwu.
Dia menjelaskan, saat dirinya melaksanakan reses di wilayah, ternyata ada banyak masyarakat yang mengharapkan bantuan alat pertanian modern kepada pemerintah.
Dan dirinya berpendapat, hal itu perlu untuk diperhatikan terlebih alat pertanian modern ini nantinya akan dapat meminimalisir pembukaan lahan serta meningkatkan hasil produksi.
"Kita tentunya berharap dengan bantuan alat pertanian modern ini, masyarakat tidak lagi membakar lahan dan melakukannya dengan cara ramah lingkungan, serta yang paling penting hasil produksi bisa meningkat," harapnya.
Penulis : Asep Supriyanto.
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...