Kepala Rutan, Nixon G. L. Osingmahi mengaku, dalam membantu WBP pihaknya berupaya mengembangkan keterampilan pertanian di lahan kawasan rutan.
Dijelaskan Nixon, tujuan utama dari program tersebut adalah untuk memberikan WBP keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan di sektor pertanian setelah mereka bebas.
"Kegiatan ini untuk mempersiapkan diri atau reintegrasi masyarakat setelah mereka bebas menjalani hukuman," ujar Nixon.
Iya berpendapat, bahwa program itu berfungsi sebagai upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang dapat membantu narapidana menjadi anggota produktif dalam masyarakat.
"Jadi, sebelumnya lahan sisa di lingkungan Rutan SoE ini merupakan lahan kosong yang penuh bebatuan, kemudian kami memiliki ide untuk mengubahnya menjadi lahan pertanian yang produktif,” ungkapnya.
Lalu, dengan melibatkan napi yang sudah berasimilasi di luar tembok Rutan, pihaknya mengubah lahan tersebut jadi lahan produktif dengan melakukan penanaman sayuran berumur pendek sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh WBP.
"Kami harap, para napi yang mengikuti setiap proses pembinaan dengan baik agar dapat menjadi bekal ketika mereka bebas kelak," harapnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...