Berdasarkan hasil pendataan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, ketersediaan stok beras sampai saat ini mencapai 4.578,53 ton.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi mengatakan,
berdasarkan perhitungan prognosa dengan pengambilan data sebanyak 4.578,53 ton itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Dengan stok sebanyak itu, khusus Gunungkidul cukup longgar," kata Rismiyadi.
Dia menjelaskan, mahalnya harga beras di tingkat pedagang ada dua sisi, yakni memberikan keuntungan bagi para petani dan momentum petani melakukan diversifikasi tanaman pangan selain beras.
"Ini memperkuat ketahanan pangan, sekaligus juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada beras," tuturnya.
Dia mengaku terus berupaya untuk menggalakkan program ketahanan pangan non-beras di masyarakat sebab, seperti ketela, singkong atau ubi-ubian, jagung, sorgum dan lainnya.
"Kami berharap melalui berbagai program investasi bisa memperkaya bahan pangan di masyarakat dan ketergantungan terhadap beras bisa ditekan," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...