Kabid Produksi Peternakan DPP Sidoarjo drh Tony Hartono mengatakan, kasus ratusan unggas yang mati mendadak terjadi di Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.
"Berdasarkan laporan dari peternak, ada 250 ekor ayam kampung dan 346 ekor itik /entok yang mati, jumlah itu dari 21 peternak," kata Tony.
Menurutnya, bahwa kasus kematian unggas tersebut sudah terjadi sejak dua bulan terakhir, tetapi para peternak baru melapor ke Dinas Pangan dan Pertanian awal September 2023.
"Begitu dapat laporan, tim kami langsung mengambil tindakan rapid test dan pengambilan sampel dibantu oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," ungkapnya
Dijelaskan dokter hewan tersebut, kasus itu mengarah ke penyakit virus. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan secara pasti, sebab masih menunggu keluar hasil pemeriksaan laboratorium.
"Agar penyakit itu tidak meluas, kami berikan desinfeksi terhadap kandang peternak. Selain itu pemberian vitamin terhadap hewan yang masih hidup," paparnya.
Dia meminta kepada para peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang, sebab kandang kotor akan berdampak hewan mudah terkena penyakit.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...