Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, DTPHP Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi mengaku bahwa banyak petani yang mengeluhkan mahalnya harga pupuk.
"Banyak petani mengeluhkan harga pupuk yang mahal dan sulit didapatkan baik pupuk subsidi maupun non subsidi," ujarnya.
Dijelaskan Dewi, bahwa petani barharap persoalan itu segera ditemukan solusinya, sehingga ketersediaan pupuk terjamin dan harganya juga terjangkau.
Dewi mengaku bahwa pendistribusian pupuk dari tingkat distributor pusat berkurang sehingga harganya melambung dan akhirnya penjual melakukan kenaikan harga.
Untuk mempertahankan Produktifitas pertanian ditengah mahal dan sulitnya pupuk, maka pihaknya mendorong petani untuk menggunakan pupuk organik sebagai solusinya.
"Pupuh organik jauh lebih murah dan mudah didapat, dan berdasarkan hasil penelitian penggunaan pupuk ini bisa meningkatkan hasil produksi sehingga memberikan keuntungan lebih bagi petani," tandasnya
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...