Sertu Wagiono mengungkapkan, proses panen jagung silase ini dilakukan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Desa Bataal Timur dengan luas 0,12 hektar.
Dia mengungkapkan, tidak hanya membantu panen, namun mereka juga membantu hingga mengangkat tebon jagungnya ke truk untuk dibawa ke pabrik.
"Ini merupakan salah satu tugas dari seorang TNI dalam melakukan pendampingan bagi para petani demi mendukung ketahanan pangan nasional binaan Kodim 0827/Sumenep," ujarnya.
Dia mengaku, jika hasil pertaniannya pada musim ini cukup bagus, hingga mencapai sekitar 5 ton. Tentunya para petani senang dan pihaknya sebagai Babinsa turut bangga, karena mereka dapat meningkatkan perekonomiannya.
Diakui Sertu Wagiono, jika selain turut membantu para petani, pihaknya juga bisa melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan mencari tahu berbagai permasalahan yang dihadapi petani, sehingga bisa dicarikan solusinya.
“Dengan saling bertukar pikiran dan mencari tahu permasalahan dari para petani, untuk bersama-sama dicarikan solusi terbaik agar petani tetap semangat dalam bekerja," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...