Dia menyebut, saat ini Dinas Pertanian masih konsen mendampingi petani yang ada di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kota Kendari. Pasalnya, di sana terdapat sawah seluas 325 hektare.
“Biasanya 5 atau 6 ton per hektare. Baru kita habis panen musim tanam pertama kemarin itu bahkan sampai 9,5 ton per hektare dan produknya juga,” kata Sahurianto, Selasa 29 Agustus 2023.
Selain produk, lanjutnya, Dinas Pertanian juga menyiapkan sarana pemasaran yakni pasar tani. Di pasar ini, pihaknya memasarkan produk petani lainnya, seperti sayuran segar dan buah-buahan.
Untuk pemasaran yang lebih luas, lanjutnya, juga menggunakan layanan online, termasuk mengikuti pameran keluar daerah.
“Kami sudah ikut di Taman Mini di akhir tahun 2022. Nah yang terakhir kemarin baru kami ikut pameran di Solo. Kami bawa beras Owoha, kemudian salak Kendari. Kemudian yang yang paling anyar ini adalah jagung ungu yang kita lagi kembangkan juga baru sekitar 5 sampai 10 hektare ini salah andalan kami,” tandas Sahurianto.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaeru Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...