Menurut Anshori, anggaran itu harus dipersiapkan untuk penanganan hama wereng, karena saat pasokan air kurang akibat musim kemarau, maka tanaman rentan terserang hama, sehingga bisa mengakibatkan petani gagal panen.
Selain itu, dirinya juga meminta Dinas Pertanian terus mensosialisasikan tentang asuransi pertanian. Hal itu untuk menjamin para petani dari kerugian saat dilanda gagal panen.
"Jadi hasil koordinasi, ternyata masih banyak petani belum ikut asuransi tersebut. Maka sebisa mungkin petani bisa ikut asuransi semua,’’ ucap Anshori.
Dijelaskannya, anggaran belanja pertanian tahun lalu, khusus untuk penanganan hama sekitar Rp 1 miliar.
"Kondisi petani saat ini was-was karena kekeringan dan kemungkinan berbagai penyakit akan mudah menyerang tanaman, maka anggaran penanganannya harus ditingkatkan," pintanya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...