Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Abdul Hadi.
Menurut Hadi, pembebasan lahan untuk pertanian berkelanjutan sudah mencapai 10 ribu hektare dari target sebelumnya 5 hektare. "Pembebasan lahan pertanian sangat mungkin untuk terus dilakukan," ujarnya.
Dijelaskannya, sebelumnya, Kota Banjarmasin hanya memiliki lahan pertanian seluas 2.065 hektare, itupun terus menurun setiap tahunnya akibat alih fungsi.
"Dengan disiapkan lahan pertanian berkelanjutan maka alih fungsi bisa kita kontrol, karena lahannya milik kita,” ungkapnya.
Dirinya menegaskan, penambahan lahan pertanian berkelanjutan sebagai upaya menjaga alih fungsi lahan dan menjaga ketahanan pangan di Banjarmasin.
"Saat ini lahan pertanian yang tersisa hanya tersebar di dua wilayah di Kota Banjarmasin, yakni Banjarmasin Selatan, dan Banjarmasin Timur di wilayah lain sudah tidak ada," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...