Dana KUR Bangkitkan Peternak Sapi Perah
Tuesday, 18 July 2023 13:10 WIB
Petugas Dinas Pertanian mininjau ternak sapi. (Dok.g-sda.malangkab.go.id)
Radarsuara.com - Kebangkitan peternak sapi perah pasca dilanda wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) tidak terlepas dari dukungan lembaga keuangan yang memberikan permodalan melalui dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Seperti halnya para peternak sapi perah di Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Mantri BRI di Wonoagung, Bank BRI KCP Unit Kasembon M.Titan Aminu mengaku pihaknya tutur mendukung pemulihan bisnis peternakan. Sebab dari total pembiayaan sekitar 85% merupakan peternakan sapi perah.
Menurut dia, awalnya penyaluran kredit BRI ke peternak dilakukan lewat KUD. Masih kata Titan bahwa kerja sama tersebut merupakan pendalaman awal untuk mengetahui rekam jejak peternak lewat KUD.
"Tapi sekarang bebas, peternak mengajukan langsung juga bisa, yang penting usahanya jelas misalnya memiliki sapi," ungkap dia.
Dirinya menjelaskan, bahwa penyaluran kredit BRI pasca serangan PMK bertambah Rp 4 miliar dari posisi akhir tahun lalu Rp 15 miliar.
Menurut Titan, angka kredit naik karena kebutuhan modalnya bertambah. Para peternak yang awalnya tidak kredit akhirnya mengajukan kredit untuk kebutuhan pembelian benih sapi.
"Dampak PMK ini cukup besar bagi peternak, ada yang sapi mati sehingga harus beli lagi. Dan modalnya memanfaatkan program KUR," jelasnya.
Seperti di ketahui, bahwa Desa Wonoagung terkenal sebagai salah satu desa produsen susu sapi dan tidak lepas dari serangan wabah PMK. Berdasarkan data Dinas Pertanian jumlah sapi di Wonoagung turun drastis, sebelum ada PMK tercatat ada 2.400 ekor dan setelah adanya serangan wabah PMK hanya tinggal 1.900 ekor.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023