Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman Suparmono. Untuk itu pihaknya memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk budidaya komoditas tersebut.
"Ya, kami bikin Lomba Tanam Timun Baby Cup Bagi Kelompok Wanita Tani, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani," kata Suparmono.
Dia mengaku, pihaknya terus menggali potensi sektor pertanian salah satunya mengembangkan penanaman timun baby, sebab hasil panennya yang cukup banyak dan peluang pasarnya sangat mudah.
"Ya, untuk hasil panen timun baby mudah dijual, bisa di jual sendiri atau bisa juga dibawa ke pasar," ungkap dia.
Melalui pengembangan potensi tersebut, diharapkan, menjadi peluang baru bagi KWT dalam meningkatkan taraf ekonomi baik kelompok maupun masing-masing keluarganya.
“Jadi, untuk proses penanaman sekitar 1 bulan. Dan kami berusaha untuk menghubungkan KWT untuk pasar timun yang Insya Allah sangat potensial,” tandasnya
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...