Mereka mengembangkan usaha pertanian hidroponik dengan menanam komoditas selada yang sampai saat ini sudah panen rutin rata-rata 20 kilogram per hari.
"Kami menanam di lahan 200 meter persegi, dengan produksi 15-20 kilogram perhari, kami bisa hasilkan setengah ton Selada setiap bulannya," kata Dicky, anggota CPP.
Dijelaskan Dicky, banyak keuntungan dengan mengembangkan pertanian hidroponik, misalnya dengan memanfaatkan teknologi maka bisa menanam di lahan terbatas.
"Budidaya dengan sistem hidroponik ini kita bisa menanam dengan waktu singkat hingga panen, bisa melakukan produksi rutin dengan rutin, kuncinya cuma harus disiplin," ungkapnya.
Dan produksinya saat ini sudah berkembang, dengan mengelola 2 greenhouse berkapasitas produksi 6.000-an lubang tanam.
Dari sisi pemodalan untuk mengembangkan usahanya, mereka memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Kami manfaatkan dana KUR. Prosesnya mudah kok, dan bunganya rendah, apalagi waktu itu ada program khusus pandemi, jadi lebih terjangkau," pungkasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...