Bagi anda yang ingin menanam alpukat bisa mengikuti langkah-langkah yang telah kami rangkum.
1. Media tanam
Untuk media tanam, tanah yang gembur, lembap dan tidak tergenang air, subur, serta tidak mengandung terlalu banyak bahan organik menjadi tanah yang cocok untuk ditanami Alpukat.
2. Pilih Bibit Berkualitas
Untuk bibit yang akan budidayakan, harus berasal dari pohon yang cukup tua. Pilih cabang pohon alpukat yang subur dan sudah tua. Kupas kulit cabang sekitar 10-15 cm, adapun pengupasan dilakukan sekitar 5-10 cm dari cabang utama.
Setelah dikupas, balut dengan tanah subur (campuran tanah, pupuk kandang dan sekam padi) dengan ketebalan 7-10 cm. Bungkus balutan tanah tersebut menggunakan sabut kelapa, siram secara rutin pagi dan sore hari.
3. Menanam
Benih bisa langsung ditanam dengan memperhatikan posisi biji atau bisa juga disemaikan di air hingga muncul akar dan tunas pada biji.
Ketika akar mencapai 5-7 cm dan batang juga mulai tumbuh, maka bibit siap untuk dipindahkan dan ditanam di tanah.
Buka plastik polybag secara perlahan, dan usahakan agar tanah pada polybag tidak hancur, masukkan dan tanam bibit pada lubang tanam.
4. Perawatan
Perawatan yang dilakukan pada tanaman alpukat tidak repot, pertama lakukan pemupukan dengan dosis yang dianjurkan dan lakukan pemangkasan.
5. Panen
Pohon alpukat yang ditanam melalui biji dan sambung pucuk atau ditanam melalui sistem vegetatif, maka umumnya akan berbuah di usia 5-8 tahun.
Pemanenan buah alpukat dianjurkan dengan memotong atau menggunting tangkai buah alpukat, supaya buah tidak rusak.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam