1. Siapkan Bibit
Bibit berkualitas bisa diambil dari anakan salak pondoh yang sudah dewasa dan terbukti hasilnya. Anakan tersebut dipotong beserta akarnya, lalu ditanam pada polybag selama 2 bulan
2. Siapkan Lokasi
Pilih lokasi lahan yang sesuai Salak pondoh dapat beradaptasi dengan baik mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi 700 mdpl.
Suhu udara yang sesuai untuk pertumbuhan berkisar antara 20°C sampai 30°C. Salak pondoh juga akan tumbuh dengan baik di tanah yang gembur dan memiliki pH 4.5 sampai 7.5.
3. Olah Tanah
Pengolahan tanah dengan tepat Bersihkan lahan dari rumput liar, semak belukar, dan bebatuan. Gemburkan lahan dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm menggunakan cangkul.
Kemudian buat lubang tanam sedalam 30 sampai 50 cm dan masukan pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Diamkan lahan kurang lebih selama 7 hingga 21 hari, agar pupuk dan tanah tercampur dengan merata.
4. Penanaman
Langkah selanjutnya adalah penanaman, cara, sobek plastik polybag pada bibit dan masukan bibit pada lubang tanam. Jarak tanam antar tanaman yang ideal yaitu 3 sampai 4 meter. Lalu tutup kembali lubang tanam dengan tanah.
5. Perawatan
Untuk proses perawatan, perlu dilakukan meliputi pembersihan rumput liar, pemupukan penjarangan anakan pengendalian hama penyakit, penyerbukan pemanenan salak pondoh mulai mengeluarkan bunga pada umur 2 sampai 3 tahun.
6. Panen
Tanaman salak yang siap panen berumur 6 bulan. Buah salak matang tidak serempak, oleh karena itu, petik terlebih dahulu buah yang sudah matang.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam