Bibit unggul yang diberi nama Gamagora 7 diluncurkan UGM setelah mendapatkan surat keputusan (SK) pelepasan varietas dari Menteri Pertanian RI pada 28 Maret 2023 lalu.
Anggota tim peneliti UGM Yogyakarta Dr. Taryono mengatakan, timnya sudah melakukan uji multilokasi di 14 lokasi di seluruh Indonesia.
Menurut dia, Gamagora 7 merupakan hasil pemuliaan mutasi dan menjadi kerabat dekat srinuk dan srinar. "Varietas ini kami lepas di Kabupaten Klaten," kata Taryono.
Dijelaskan Taryono, dalam varietas ini ditambahkan umur tanaman menjadi 105 hari. Dengan ciri, bulir gabahnya tidak berbulu.
"Ada perbedaan dengan varietas lainnya, salah satu cirinya adalah Gabahnya tidak berbulu, kalau raja lele gabahnya berbulu,” ungkapnya.
Sedangkan beras Gamagora akan masuk di kelas satu. Dan rencananya varietas ini siap ditanam pada Oktober 2023 atau pada Musim Tanam satu,
"Walau masih terbatas, tetapi benihnya sudah kita siapkan, akan ditanam di 20 demplot di 20 kabupaten di Jawa Tengah,” tuturnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...