"Kami intensifkan pemeriksaan hewan ternak baik hewan yang kirim dari luar maupun hewan ternak yang ada di kandang-kandang di Jepara," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Jepara Mudhofir.
Dalam pemeriksaan hewan tersebut, pihaknya menerjunkan dokter hewan dan paramedis kesehatan hewan di titik lokasi penjualan hewan kurban.
Pihaknya menerjunkan enam orang petugas ke lapangan dan dua orang di antaranya, merupakan petugas jaga atau piket, termasuk paramedis yang ada di pusat kesehatan hewan (Puskeswan) juga siap diterjunkan kelapangan.
"Masyarakat yang akan membeli hewan kurban tidak perlu khawatir, sebab semua hewan yang dijual sudah melalui pengecekan dan pemeriksaan. Sehingga layak untuk kurban,” jelasnya.
Tak hanya di tempat penjualan dan kandang yang akan dimonitoring, tetapi pihaknya akan memeriksa kesehatan hewan di masjid dan melakukan pengecekan daging setelah dilakukan pemotongan.
Dirinya juga akan mendata dan mengupdate dimana saja lokasi yang dijadikan sentra penjualan hewan kurban, sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapat informasi.
"Kami segera update ketersediaan hewan ternak. Jadi masyarakat bisa dengan mudah mendapat informasi tentang sentra penjualan hewan kurban,” pungkas dia.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam