Keunggulan dari jambu jamaika yang paling terlihat jelas yaitu ukurannya. Ukuran buah ini dapat mencapai 2 sampai 3 kali lipat ukuran buah jambu air pada umumnya.
Jika anda ingin menanam jambu jamaika bisa ikuti langkah-langkah sebagai berikut.
1. Pilih Bibit Berkualitas
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan bibit yang berkualitas, karena bibit berkualitas akan berpengaruh terhadap kesuburan masa pertumbuhan serta menghasilkan buah yang maksimal.
Untuk bibit jambu jamaika dapat diperoleh dengan cara generatif dan vegetatif. Perbanyakan vegetatif paling sering digunakan, salah satunya dengan cara cangkok.
Metode cangkok dapat menghasilkan bibit unggul yang sama dengan induknya, dalam waktu yang singkat serta dalam jumlah yang banyak.
2. Siapkan Lahan
Lahan yang gembur dan subur, akan mendukung pertumbuhan tanaman. Untuk itu lahan yang tersedia sebaiknya diolah terlebih dahulu, mulai dengan pembersihan dari semak belukar, rumput liar dan benda lainnya yang mengganggu.
Gemburkan lahan menggunakan cangkul. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 cm atau 80 x 80 cm. Berikan pupuk kandang pada lubang tanam sebagai pupuk dasar sebanyak 20 kilogram.
3. Penanaman
Lakukan cara menanam dengan benar, seperti sobek plastik polybag pada bibit jambu. Masukan bibit ke dalam lubang tanam lalu tutup lubang tanam dengan tanah sampai pangkal batang.
4. Perawatan
Tahap perawatan juga menjadi bagian penting, supaya pertumbuhan dan hasil buahnya lebat. Untuk perawatan, bersihkan gulma disekitar tanaman.
lalu lakukan pemupukan secara bertahap. Selain itu juga harus dilakukan penyiraman secara rutin. Pemangkasan cabang hingga pengendalian hama dan penyakit.
5. Pemanenan
Tanaman jambu jamaika dapat dipanen pada umur 2 sampai 3 tahun setelah tanam. Buah yang siap dipanen memiliki ciri-ciri ukurannya besar, warnanya merah merata dan mengeluarkan sedikit aroma wangi. Kumpulkan dan masukan jambu jamaika kedalam keranjang supaya tidak mudah rusak.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam