Di kawasan pertanian terintegrasi itu selain ada peternakan sapi, bebek dan ikan lele, juga tanaman jagung, kacang tanah, bawang, pare, gambas, cabai dan padi.
Belum lama ini, Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, meninjau lahan pertanian terintegrasi milik Kelompok Tani Teuku Umar Farm yang berlokasi Korem Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat.
Untuk terus meningkatkan ketersediaan pangan, saat ini mereka sedang melakukan penanaman bawang di lahan seluas 54 hektare.
Menurut Ahmad Marzuki, bahwa potensi Aceh sangat bagus. Untuk itu dirinya meminta agar Bupati mengajak serta Dandim dan Danrem untuk memberikan motivasi kepada masyarakat.
"Jadi, lahan berawa pun jika digarap dengan baik, maka akan menghasilkan hasil tanaman yang bagus serta berproduksi tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Danrem Teuku Umar, Kolonel Inf. Riyanto mengatakan, konsep terintegrasi diterapkan untuk membantu pengembangan tanaman dengan pupuk organik hasil kotoran hewan yang masih dalam satu area.
"Jadi kami manfaatkan kotoran ternak, kami jadikan pupuk organik untuk pupuk tanaman, di sini kami juga nanam rumput dan pohon pisang untuk pakan sapi," jelasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...