Jika anda ingin mencoba budidaya jambu kristal agar hasil buahnya banyak, maka perlu diperhatikan langkah-langkah berikut ini.
1. Perhatikan Iklim
Jambu kristal merupakan tanaman tropis dan dapat tumbuh di daerah subtropis dengan intensitas curah hujan yang diperlukan berkisar antara 1.000 sampai 2.000 mm per tahun dan merata sepanjang tahun.
Jambu kristal dapat tumbuh serta berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 23-28 derajat celcius di siang hari. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan penurunan hasil atau kurang sempurna (kerdil).
Adapun kondisi ideal musim berbunga dan berbuah pada waktu musim kemarau yaitu sekitar Juli-September, sementara itu musim buahnya terjadi November-Februari bersamaan musim hujan.
2. Media Tanam
Jambu kristal sebenarnya dapat tumbuh pada semua jenis tanah. Tetapi jambu kristal akan tumbuh baik pada lahan yang subur dan gembur, serta banyak mengandung unsur nitrogen, bahan organik atau pada tanah yang keadaan liat dan sedikit pasir.
Derajat keasaman tanah (pH) tidak terlalu jauh berbeda dengan tanaman lainnya, yaitu antara 4,5 sampai 8,2. Apabila pH tanah lebih rendah, maka perlu dilakukan pengapuran terlebih dahulu.
3. Ketinggian lokasi tanam
Langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan saat menanam jambu kristal agar dapat tumbuh subur pada daerah tropis adalah ketinggian antara 5 sampai 1.200 mdpl.
4. Pengolahan Tanah
Pilih tanah yang subur, banyak mengandung unsur nitrogen, meskipun pada daerah perbukitan tetapi tanahnya subur, dilakukan dengan cara membuat sengkedan (teras) pada bagian yang curam.
Untuk menggemburkan tanah perlu dibajak atau cukup dicangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm secara merata. Selanjutnya, beri pupuk kandang dengan dosis 40 kg per meter persegi.
Setelah itu, buat bedengan dengan ukuran 1,20 meter yang panjangnya disesuaikan dengan ukuran yang diperlukan.
5. Pemeliharaan
Agar jambu kristal mampu tumbuh dan menghasilkan, mulai kebutuhan air dan pengendalian hama terutama pada saat keluar bunga yang akan menjadi buah, karena jika diperhatikan dengan baik akan memberikan imbalan hasil yang memuaskan.
Bersihkan kebun dari rerumputan untuk menghindari gulma (tanaman pengganggu), rumput-rumputan harus disiangi sampai radius 1,5 sampai 2 meter di sekeliling tanaman.
Supaya tanah tetap gembur dan subur pada lokasi penanaman jambu kristal perlu dilakukan pembalikan dan penggemburan tanah supaya tetap dalam keadaan lunak, dilakukan setiap satu bulan sekali hingga tanaman bisa dianggap telah kuat betul.
Agar jambu kristal mendapatkan tajuk yang rimbun, setelah tanaman berumur dua tahun segera dilakukan perempelan atau pemangkasan pada ujung cabang-cabangnya.
6. Pemupukan
Untuk menjaga agar kesuburan lahan tanaman jambu biji kristal tetap stabil perlu diberikan pupuk secara berkala. Tahun pertama umur penanaman bibit diberikan pada setiap pohon dengan campuran 40 kg pupuk kandang, 50 kg pupuk TSP, 100 gram pupuk urea, dan 20 gram pupuk ZK.
Caranya ditaburkan di sekeliling pohon atau dengan jalan menggali di sekeliling pohon sedalam 30 cm dan lebar antara 40-50 cm. Kemudian, masukkan campuran tersebut dan tutup kembali dengan tanah galian sebelumnya.
Pemupukan tanaman umur 1-3 tahun dilakukan dengan pupuk NPK 250 gram per pohon dan pupuk TSP 250 gram per pohon, dan seterusnya. Cara seperti ini dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan pupuk TSP dan NPK dengan takaran sama.
Jika pertumbuhan tanaman kurang sempurna, terutama terlihat pada pertumbuhan tunas hasil pemangkasan ranting, berarti selain TSP dan NPK dengan ukuran yang sama tanaman memerlukan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng minyak per pohon.
7. Penyiraman
Selama dua minggu pertama setelah bibit yang berasal dari cangkokan atau okulasi ditanam, penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari, pagi dan sore. Adapun pada minggu-minggu berikutnya penyiraman dapat dikurangi menjadi satu kali sehari.
8. Penyemprotan Pestisida
Guna menjaga kemungkinan tumbuhnya penyakit atau hama yang ditimbulkan baik karena kondisi cuaca dan juga dari hewan-hewan perusak, maka perlu dilakukan penyemprotan pestisida.
Selain itu, penyemprotan dilakukan dengan fungisida dan insektisida guna memberantas lalat buah dan kutu daun. Lakukan penyemprotan dua kali seminggu dan setelah sebulan sebelum panen penyemprotan dihentikan.
9. Panen
Buah jambu kristal umumnya pada umur 2-3 tahun akan mulai berbuah. Jambu biji kristal yang telah matang dengan ciri-ciri warna yang disesuikan dengan jenis jambu biji kristal yang ditanam.
Pastikan bahwa pemanenan dilakukan setelah jambu bewarna hijau pekat menjadi muda ke putih-putihan. Dalam kondisi ini jambu telah siap dipanen.
Cara pemanenan yang terbaik adalah dipetik beserta tangkainya, yang sudah matang (hanya yang sudah masak) sekaligus melakukan pemangkasan pohon agar tidak menjadi rusak, waktunya setelah 4 bulan umur buah.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam