Menurutnya, kontribusi para insinyur dalam menghasilkan inovasi merupakan salah satu kunci dalam pembangunan nasional, termasuk dalam urusan pangan.
"Inovasi tersebut bisa diwujudkan dalam berbagai sektor mulai dari tahapan produksi, pengolahan, hingga perdagangannya," kata Arief, dikutip dari
Badanpangan.go.id, Jumat 5 Mei 2023.
Kata dia, keterlibatan para insinyur dalam hal ini merupakan upaya agar ketersediaan pangan dan harganya tetap stabil dan mudah dikendalikan sepanjang waktu.
“Karena adanya kondisi ketersediaan, pasokan, dan permintaan, maka harga pangan pun terus bergerak naik turun. Dinamika ini yang harus kita jaga agar pergerakannya tetap terjaga stabil,” jelasnya.
Oleh karenanya, Arief berharap, para insinyur berkontribusi aktif dan berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi yang tepat.
"Beberapa hal yang bisa kita lakukan bersama antara lain yaitu inovasi di sektor hulu untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pangan melalui upaya-upaya intensifikasi di bidang pertanian, peternakan, serta perikanan," terang Arief.
Kemudian, merencanakan penyebaran pola panen guna mendukung kepastian produksi, salah satunya melalui pemanfaatan Green House sehingga aktivitas budidaya tidak harus bergantung lagi pada musim.
Terakhir, memperpanjang masa simpan atau Save Life produk pangan melalui pemanfaatan teknologi seperti coating maupun storage yang diikuti dengan mendekatkan sentra produksi dengan wilayah konsumen. (UM)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...