Kegiatan tersebut dilaksanakan di hotel Surya Asia, Wonosobo, Jawa Tengah Selasa, 11 April 2023 dengan peserta 80 peternak sapi dari Kalibawang dan Kepil.
Vita mengatakan bahwa faktor yang perlu diperhatikan dalam beternak sapi, selain harus produktif, juga perlu disertai dengan peningkatan sumberdaya, tersedianya modal usaha dan inovasi teknologi.
"Sumberdaya peternak bisa ditingkatkan melalui bimbingan teknis atau penyuluhan, supaya peternak lebih terampil dalam mengelola usahanya, sehingga teknologi budiaya meningkat,” jelasnya.
Menurutnya, dengan meningkatnya keterampilan dan motivasi peternak, diharapkan pengembangan sapi akan lebih cepat dan pada ahirnya pendapatan peternak akan meningkat.
“Mudah-mudahan dengan menejemen ini dapat meningkatkan kembali kemampuan peternak dalam berternak sapi yang ada di wilayah Wonosobo,” ungkapnya.
Sementara Kabid Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, Heri Prasetyo menyampaikan belum selesai kasus PMK, saat ini telah di temukan 23 kasus, kini 22 sapi terkonfirasi LSD.
“Untuk kasus PMK Kabupaten Wonosobo, dari Januari hingga April 2023 ada 23 kasus yang tersebar di 8 kecamatan, dan 22 kasus LSD yang tersebar di seluruh Kabupaten Wonosobo,” kata Heri.
Heri menyebut bahwa pihaknya belum mendapatkan alokasi vaksin, dimana dalam Bimtek kali ini menekankan peternak untuk memahami tentang apa LSD itu sendiri. (AS)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...