Dalam buku Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah, Noor Fajjriyah, menjelaskan cara menanam bawang merah di polybag ada beberapa proses penanaman yang perlu dilakukan, mulai pemilihan bibit, persiapan lahan, dan pemupukan.
Supaya hasilnya maksimal, maka silahkan ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1. Pilih Bibit Berkualitas
Untuk mendapat bibit yang bagus, maka terdapat dua cara yang bisa dilakukan, yaitu menggunakan biji bawang merah atau umbi bawang merah.
Biji bawang merah yang memiliki kualitas baik, yaitu yang kadar airnya sedikit. Sekitar 9 sampai 12 persen saja. Biji yang telah kering dapat bertahan hingga jangka waktu 1 tahun.
Sementara umbi yang memiliki kualitas baik, ciri-cirinya yaitu; umbi terlihat segar, dipanen pada usia 70-90 hari, warnanya mengkilat, tidak ada bercak hitam, dan memiliki ukuran sekitar 5-10 cm.
2. Siapkan Lahan
Untuk langkah ini, maka harus dipersiapkan alat, yaitu polybag untuk wadah tanah. Dan untuk mendapatkan tanah subur bisa dicampuri dengan pupuk kandang.
Untuk alat dan cara penanaman, pilihlah polybag yang berukuran sedang, kurang lebih 30 cm. Setelah itu campur tanah biasa dengan kotoran hewan. Kemudian, masukkan biji ataupun umbi ke dalam polybag.
3. Lakukan Perawatan
Hal yang perlu dilakukan, jika menanam bawang merah di polybag adalah perawatannya. Karena, tanaman bawang merah termasuk kategori umbi-umbian yang susah-susah gampang untuk dibudidayakan.
Selain pemupukan, perawatan yang tidak kalah penting adalah pengairan. Karena bawang merah merupakan jenis tanaman yang membutuhkan cukup air, usahakan untuk menyiramnya setiap hari. Agar tanahnya tetap lembab.
4. Pupuk Tanaman
Memupuk tanaman dalam polybag, terdapat dua pilihan. Pertana bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik.
Dan kedua, bisa juga dengan pupuk non organik yang sering digunakan petani, seperti; urea, pupuk p (sp-36), dan lain sebagainya.
Tahap pemupukan termasuk bagian penting, karena akan mempengaruhi terhadap kesuburan tanaman.
Setalah tahapan-tahapan itu dilakukan, maka bawang merah di polybag itu tinggal menunggu masa panen. Penanaman dengan cara ini terbilang praktis dan biaya sangat minimalis. (AS)