"Stok daging sapi untuk Maret dan April sebanyak 41.568 ekor, artinya kita surplus sebanyak 15.377 ekor," kata Lili Mawarti kemarin.
Dijelaskan Lili, jumlah stok 41.568 ekor sapi tersebut terinci dari dua sumber, yakni dari feedlotter dan peternakan rakyat yang ada di Provinsi Lampung. "Jadi, terinci dari 10 feedlotter dan peternakan rakyat di Lampung," ujarnya.
Sedangkan jumlah stok daging sapi yang tersedia di peternakan rakyat tersebar di sejumlah wilayah, seperti Bandar Lampung dengan 579 ekor, Metro (550), Lampung Utara (1.199), dan Lampung Selatan (950).
Selain itu, Lampung Barat (165), Lampung Timur (2.752), Lampung Tengah (1.500). Pesawaran (68), Pringsewu (1.233), Tanggamus (612), Pesisir Barat (906). Tulangbawang (98), Tulangbawang Barat (1.120), Mesuji (120) dan Way Kanan (499).
Sementara untuk memastikan stok benar-benar aman, pihaknya mengeluarkan imbauan agar peternak dan feedlotter lebih mengutamakan penjualan daging sapi siap potong ke daerah di Provinsi Lampung.
"Kami minta Peternak dan feedlotter agar tidak mendahulukan penjualan ke luar, tetapi harus memprioritaskan kebutuhan daging di Provinsi Lampung," tandasnya. (AS)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...